Selasa, 07 Januari 2014

My Own Graduation^^


I need more information

Annyeonghaseo
welcome 2014.
welcome to my reader (omg punyakah? whateverlah.)
Alhamdulillah bisa juga merasakan tahun 2014 walaupun tahun ini diawali dengan kebingungan yang luar biasa.
Bingung yang biasa hinggap di luar kepala sekarang malah mampir masuk ke dalam otak gw. OMG gw ga boleh ngeluh sebenarnya. Sangat bersyukur bisa lulus S1 FKIP PGSD sesuai target di akhir tahun 2013 ya walaupun ga lulus dengan predikat cum laude, cukup puas bisa lulus dengan predikat Sangat Baik (A) sesuai target 4 tahun. Yaaa.. walaupun agak kecewa karna gw sempat masuk list mahasiswa semester 9, gara-gara gak sempat ikut Ujian Sidang Skripsi di gelombang 1 (4Agustus 2013) & akhirnya ikut Ujian Sidang Skripsi di gelombang 2 (18 September 2013). Ya.. that's why gw masuk list mahasiswa semester 9, karena gw harus ikut Ujian Sidang Skripsi di tahun ajaran baru.
Tapi, yang buat gw bingung bukan itu. Di awal tahun ini gw dihadapkan dengan 2 resolusi yang harus gw wujudkan tahun ini. Gw harus Ngelamar & Dilamar. Gw masih sangat ingin sekali mewujudkan cita-cita gw dari dulu, I wanna be a teacher of primmary school! tapi ternyata kenyataannya cukup sulit juga untuk mewujudkan keinginan gw. Ngelamar di beberapa sekolah belum ada panggilan juga sampai detik ini. Ternyata gw masih harus terus berusaha buat mewujudkan cita-cita gw itu. Kata bokap gw "Kalau ada keinginan itu jangan cuma usaha ngajuin lamarannya aja. harus ada usaha PDKT sama Allah juga biar dipermudah semua urusannya". iya juga sih.. mungkin selama ini gw masih sangat kurang PDKTan sama Allah. SEMANGAT! gw harus bisa.
resolusi yang ke2 buat gw bingung juga itu. Dilamar. Sebenernya sih seneng banget kalau ortu gw merestui hubungan gw & chagiya. Tapi agak shock juga waktu bokap ngasih batas waktu sebelum pertengahan tahun ini. Bukannya gak sayang sama chagiya, tapi untuk saat ini gw masih lebih antusias ngewujudin cita-cita gw & pastinya sedikit membalas jasa-jasa ortu dengan membahagiakan mereka.
Tolongin dong semuanya... Kalau punya info lowongan pekerjaan share info lowongan pekerjaan sebagai Guru SD. Tolong dibantu ya tolong dibantu ya...
gomawo... :)

Selasa, 28 Mei 2013

puisi karya Chairil Anwar


PUISI KEHIDUPAN

Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku
Karena ibadahku masih pas-pasan
Kuraba dahiku
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah


Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

LAPORAN PPL DESKRIPSI SEKOLAH


BAB II
DESKRIPSI SEKOLAH

A.    Latar Belakang Sekolah
Kurikulum digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi sekolah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh karena itu, kurikulum disusun untuk memungkinkan kesesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi daerah Kota Bogor.
Pengembangan kurikulum di SDN Lawanggintung 1 Bogor mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional, yaitu mengenai pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan pembiayaan, dan pengelolaan pendidikan. Dua dari kedelapan Standar Nasional Pendidikan tersebut yaitu, Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan merupakan acuan pertama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.
Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di SDN Lawanggintung 1 Bogor apabila kegiatan pembelajaran mampu membentuk pola tingkah laku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran tes dan non tes. Proses pembelajaran akan tetap efektif apabila dilakukan melalui persiapan yang cukup dan terencana

B.     Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 menyebutkan: ”Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik  agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
SDN Lawanggingtung 1 sebagai satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur pendidikan formal memiliki visi, misi, dan tujuan sekolah. Berikut ini akan diuraikan visi, misi, dan tujuan sekolah:
VISI :
Membina akhlak, meraih prestasi, berwawasan global yang dilandasi nilai-nilai budaya luhur sesuai dengan ajaran agama.
MISI :
1.      Menanamkan keyakinan/akidah melalui  pengamalan ajaran agama.
2.      Mengoptimalkan  proses pembelajaran dan bimbingan
3.      Mengembangkan pengetahuan di bidang IPTEK, bahasa, olahraga dan seni budaya sesuai dengan bakat, minat, dan potensi siswa.
4.      Menjalin kerjasama yang harmonis antara warga sekolah dan lingkungan.
TUJUAN:
Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Merujuk pada tujuan pendidikan dasar tersebut, maka tujuan Sekolah Dasar Negeri Lawanggintung 1 adalah sebagai berikut:
1.      Dapat mengamalkan ajaran agama hasil proses pembelajaran dan kegiatan pembiasaan;
2.      Meraih prestasi akademik maupun non-akademik minimal tingkat kota;
3.      Menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bekal untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi;
4.      Menjadi sekolah pelopor dan penggerak di lingkungan masyarakat sekitar;
Menjadi sekolah yang diminati di masyarakat.

C.    Keadaan Sekolah
SDN Lawanggintung 1 terletak di Jalan Lawanggintung No. 22, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Sekolah yang didirikan pada tahun 1966 ini dibangun pada tanah seluas 1593 m2, dengan luas bangunan 862 m2 dan luas halaman 728 m2.  Nomor Induk Sekolah Nasional SDN Lawanggintung 1 adalah 10 10 26 10 20 10. Saat ini SDN Lawanggintung 1 dikepalai oleh Bapak Mohamad Nurdin, S.Pd, M.M.
Sekolah yang memiliki lokasi cukup strategis, terletak di tengah kota membuatnya mudah untuk dicapai dari daerah manapun di sekitar Kota Bogor. Sekolah ini dapat dicapai dengan kendaraan roda dua, roda empat, ataupun lebih. Kelebihan lainnya sekolah ini dilalui oleh beberapa trayek angkot, diantaranya angkot 02 (Sukasari – Bubulak/ Pasar Bogor), 14 (Sukasari – Pasir Kuda), 10 (Sukasari – Merdeka), 01 (Cipinanggading – Merdeka), 04 (Ramayana – Bogor), 04A (Cihideung – Bogor), serta angkot jurusan Bogor – Cisarua, Bogor – Cibedug, dan Bogor – Cicurug, sehingga masyarakat dari kalangan manapun dapat mencapai sekolah ini dengan mudah.
D.    Sarana dan Prasana Sekolah
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan BAB VII Standar Sarana dan Prasarana, Pasal 42 ayat (1) menyebutkan: ”Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan”.
Sekolah ini dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung kegiatan pembelajaran, salah satunya adalah buku sumber belajar, yang disediakan dalam rangka pencapaian tujuan nasional pendidikan pada umumnya. Pada tabel berikut ini akan dipaparkan jumlah buku sumber belajar yang tersedia di SDN Lawanggintung 1:
Tabel 2.1 Buku Sumber Belajar SDN Lawanggintung 1

Prasarana
Kelas
Jumlah
I
II
III
IV
V
VI
Buku Pokok
458
447
670
688
722
585
3570
Buku Penunjang
20
26
32
37
39
48
202
Buku Bacaan
45
62
67
148
63
77
402
Pada Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Pasal 42 ayat (2) menyebutkan: ”Setiap satuan pendidikan wajib memiliki prasarana yang meliputi lahan, ruang kelas, ruang pimpinan satuan pendidikan, ruang pendidik, ruang tata usaha, ruang laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang unit produksi, ruang kantin, instalasi daya dan jasa, tempat berolahraga, tempat beribadah, tempat bermain, tempat berkreasi, dan ruang/tempat lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan”.
Sekolah yang memiliki bangunan dengan luas 862 m2 ini memiliki fasilitas ruangan yang cukup lengkap yang terdiri atas, 8 ruang kelas untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang perpustakaan, ruang UKS, 2 WC guru, 7 WC siswa, mushola, laboratorium komputer, ruang tata usaha, rumah penjaga sekolah, kantin sekolah, dan dapur sekolah.
Tabel 2.2 Ruangan SDN Lawanggintung 1

No.
Nama Ruang
Jumlah
Ukuran
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Ruang  Belajar
Ruang Guru
Ruang Kepala Sekolah
Ruang Perpustakaan
Ruang UKS
WC Guru
WC Siswa
Mushola
Ruang Komputer
Ruang Tata Usaha
Rumah Penjaga Sekolah
Kantin Sekolah
Dapur Sekolah
8
1
1
1
1
2
7
1
1
1
1
1
1
8x ( 7m x 8 m )
7 m x 5 m
4 m x 4 m
5 m x 4 m
3m 4 m
2 x ( 1m x 1,5 m )
7 x ( 1m x 1,5 m )
5 m x 4 m
8 m x 6 m
4 m x 4 m
5 m x 6m
3 m x 9 m
1,5 m x 5 m

E.     Struktur Organisasi Sekolah
SDN Lawanggintung 1 sebagai satuan pendidikan formal, memiliki struktur organisasi untuk mendukung terselenggaranya proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan. Struktur organisasi tersebut terbentuk dengan adanya pendidik dan tenaga kependidikan.
Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 30 Ayat (2) yang berbunyi: “Pendidik pada SD/MI sekurang-kurangnya terdiri atas guru kelas dan guru mata pelajaran yang penugasannya ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan keperluan”. Standar mengenai tenaga pendidikan selanjutnya disebutkan pada Pasal 35 Ayat (1) poin b: “Tenaga kependidikan pada SD/MI atau bentuk lain yang sederajat sekurang-kurangnya terdiri atas kepala sekolah/madrasah, tenaga administrasi, tenaga perpustakaan, dan tenaga kebersihan sekolah/madrasah”.
Berikut ini akan dipaparkan data pendidik dan tenaga pendidikan di SDN Lawanggintung 1.
Tabel 2.3 Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan SDN Lawanggintung 1

No.
Jenis Pegawai
PNS
Non PNS
Jumlah
1
2
3
4
5
Kepala Sekolah
Guru Kelas
Guru Bidang Studi
Pegawai Tata Usaha
Penjaga Sekolah
1
8
5
-
-
-
6
6
2
2
1
14
11
2
2

Jumlah
14
16
30
Secara lebih rinci selanjutnya akan dipaparkan struktur organisasi pendidik dan tenaga kependidikan di SDN Lawanggintung 1.
Tabel 2.4 Struktur Organisasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

No.
Nama
Jabatan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
Mohamad Nurdin, S.Pd, M.M
Lilik Ernawati, S.Pd
Lita Handayani
Sri Yuliani, S.Pd
Sumini, S.Pd
Agus Susanto, S.Pd
Wily Agusliyana. P, S.Pd
Tri Handayani, S.Pd
Sri wahyuni, S.Pd, SD
Lilis Holiati, S.Pd
Daryani, S.Pd, SD
Tutiana, S.Pd
Neni Noviarti, S.Pd
Elis Indrayani, S.Pd
Budi Astuti, S.Pd
Lilis Gustiyanti, S.Pd
Tuni Paraharjo, S.Pd
E. Nur Sa’adah
Kosim Somad, S.Ag, M.M
Imam Hamdani
Junani S.R, S.Ag, M.Pd
Rina Nurlina
Fitria Rahman
Suryadinata
Suryadi
Resti Mariana
M. Effendi
Enda
Soeparman          
Kepala Sekolah
Guru Kelas 1/A
Guru Kelas 1/B
Guru Kelas 1/C
Guru Kelas 2/A
Guru Kelas 2/B
Guru Kelas 2/C
Guru Kelas 3/A
Guru Kelas 3/B
Guru Kelas 4/A
Guru Kelas 4/B
Guru Kelas 5/A
Guru Kelas 5/B
Guru Kelas 6/A
Guru Kelas 6/B
Guru Olahraga Kelas 1-3
Guru Olahraga Kelas 4-6
Guru Agama Kelas1-3
Guru Agama Kelas 4-6
Guru SBK Kelas 3-6
Guru B. Inggris Kelas 1,2,5,6
Guru B. Inggris Kelas 3-4
Guru PLH
Guru BTQ
Tata Usaha
Tata Usaha
Penjaga Sekolah
Penjaga Sekolah
Penjaga Sekolah

F.     Keadaan Peserta Didik
Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu. Peserta didik merupakan subjek utama dalam penyelenggaraan suatu satuan pendidikan.
SDN Lawanggintung 1 yang letaknya sangat strategis, terletak di tengah-tengah kota, dekat dengan pemukiman penduduk, dan mudah dilalui kendaraan baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum roda dua, roda empat ataupun lebih, membuat sekolah ini diminati oleh banyak orang. Pada tahun pelajaran 2012-2013 sekolah ini mempunyai jumlah peserta didik sebanyak 539 siswa. Untuk lebih jelasnya, data peserta didik tersebut akan dipaparkan pada tabel berikut:
Tabel 2.5 Data Peserta Didik Tahun Pelajaran 2012-2013

Kelas
Kelas
I
II
III
IV
V
VI
A
B
C
A
B
C
A
B
A
B
A
B
A
B
Jumlah siswa
34
32
30
39
37
30
40
40
41
40
42
43
45
46
Total
96
106
80
81
85
91
539

G.    Prestasi Sekolah
SDN Lawanggintung 1 yang telah terakreditasi “A” ini termasuk sekolah berprestasi di Kota Bogor. Sekolah ini banyak mengikuti perlombaan, baik dalam bidang akademik maupun non akademik.
Berikut ini adalah beberapa prestasi yang berhasil diraih oleh SDN Lawanggintung 1, diantaranya:
1.      Juara I “Lomba Murid Berprestasi” se-Kecamatan Bogor Selatan.
2.      Juara I “Lomba Tari Festival Kreatifitas SD”.
3.      Juara I Mendongeng Putera, pada “Lomba Apresiasi Seni dan Sastra Sunda SD”.
4.      Juara I Olimpiade IPA, pada “Festival Kreatifitas Siswa SD”.
5.      Juara I Biantara Puteri, pada “Lomba Apresiasi Seni dan Sastra Sunda SD”.
6.      Juara I Mengarang, pada “Festival Kreatifitas Siswa SD”.
7.      Juara II Biantara Putera, pada “Lomba Apresiasi Seni dan Sastra Sunda SD”.
8.      Juara II Calistung Kelas I, pada “Festival Kreatifitas Siswa SD”.
9.      Juara III Membaca Berita Bahasa Sunda Puteri, pada “Lomba Apresiasi Seni dan Sastra Sunda SD”.
10.  Juara II Mendongeng Puteri, pada “Lomba Apresiasi Seni dan Sastra Sunda SD”.
11.  Juara III Mengarang Putera, pada “Lomba Apresiasi Seni dan Sastra Sunda SD”.
12.  Juara III Baca Tulis Aksara Sunda Putera, pada “Lomba Apresiasi Seni dan Sastra Sunda SD”.
13.  Juara III Lomba Fashion Show Kategori SD Kelas 1-3, Claris-Foodmart 2011.
14.  Juara Harapan III Lomba Baris Berbaris Koloni Tongkat. Tingkat Pramuka Penggalang SD/MI, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor Balaikota pada tanggal 23-24 Maret 2013.
15.  Trophy tetap Komandan KODIM 0606, Kota Bogor.
Bakat dan kemampuan yang telah dimiliki siswa menjadi faktor utama dalam keberhasilan yang diraih pada setiap kegiatan lomba yang diadakan, peran serta guru sebagai pendidik sekaligus orang tua di sekolah menjadi pendukung terbesar bagi keberhasilan siswa tersebut. Hal ini sesuai dengan motto pendidikan yaitu, Tut Wuri Handayani yang berarti di belakang memberi dorongan.
Motivasi dan dorongan dari guru dapat membuat siswa menjadi lebih yakin dan percaya diri dalam mengikuti setiap perlombaan yang diselenggarakan, sehingga pada akhirnya prestasi yang diraih oleh siswa dapat meningkatkan image baik sekolah di masyarakat, secara tidak langsung sekolah tersebut dapat dikatakan sekolah berprestasi dan menjadi sekolah favorit.